Tuesday, September 18, 2012

Titik Nadir

Dengan sejuta mimpi dan segunung harapan, aku mulai menapaki dunia bisnis dengan berbagai pertentangan atas keputusan kontrofersi yang aku pilih. Tapi itulah hidup, ada berbagai macam pilihan, dan aku memilih jalan hidup menjadi seorang entrepreneur.

Saat ini, aku telah menjalani karier di bisnis ku, hampir genap 2 tahun usia usaha ku. namun apa yang aku lihat, hanya laporan kuentungan minus yang membuat mental ini dan keyakinan ini tergoncang. Aku terpukul melihat hasil laporan keungan tahunan bisnis ku.

Tidak tinggal diam, aku tak mau berlarut - larut dalam posisi ini. Maka aku putuskan untuk melebarkan sayap ku kedunia FOREX. ya trading online yang memang sesuai dengan visi dan misi ku untuk bisa tinggal diluar negri. Dan dalam penilaian ku, aku akan bisa cepat mewujudkan semua impianku.

Dengan modal nekad, aku mengalokasi dana bisnis ku untuk mulai trading forex di live account. Ya, dalam sehari aku bisa mendapatkan 160$ sampai 195$ . Namun hal ini tidak bertahan lama, dengan begitu banyak nya kesalahan fatal yang aku perbuat, dan kurangnya pengetahuan tentang trading, akhirnya aku mengalami kerugian hingga 686$ .

Disaat anda mengalami kerugian dalam bisnis, dan memulai bisnis baru serta dalam hitungan hari bisnis anda yang baru pun mengalami kerugian, aku rasa berat untuk menguatkan hati ini agar terus berjuang.

Terkadang aku ingin sekali mencurahkan perasaan ini pada orang tua, pacar atau pun sahabat. Namun aku terlalu malu untuk menceritakannya . Mungkin hanya ini jalan satu - satunya bagiku untuk mengapresiasikan perasaan ku saat ini.

Aku merasa sedang berada di titik nadir, titik dimana aku merasa dalam posisi terendah dalam bisnis dan aku yakin, setelah ini akan ada sukses besar yang akan aku capai. karna semua akan indah pada waktunya.

Dan ini, menjadi catatan ku dalam perjalanan ku menuju sukses .


No comments:

Post a Comment